Begini Cara Mudah Kucing Cepat Kawin

Portalkucing.com - Mengawinkan kucing merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh sahabat pecinta anabul. Pasalnya cukup variatif hasil anakan yang bersumber dari induk jantan ataupun induk betinanya, tergantung sang pemilik apakah mau dikawinkan silang atau kawin ras murni. Kawin silang artinya terjadi persilangan antara dua ras kucing baik dari si jantan atau dari si betina, misal jantan pure peaknose dikawinkan dengan betina himalaya pure maka akan menghasilkan anakan yang variatif. 

Mengawinkan kucing tidak boleh sembarangan dilakukan, hal ini akan berdampak pada kondisi kesehatan si calon anakan. Bisa diperhatikan soal usia si betina, kesehatannya, ataupun kondisi fisiknya apakah ada jamur atau sedang flu. Hal tersebut akan berdampak pada proses si betina mengandung calon anakan kucing yang kita tentunya tidak tahu bagaimana staminanya dan kondisi kandungannya. Oleh karena itu hal ini perlu diperhatikan dengan baik. 
Pacak Kucing Pekanose
Proses kawin kucing persia medium dengan persia peaknose

Selain itu, kucing yang akan dikawinkan alangkah lebih baiknya sudah mencapai usia minimal 11 bulan untuk betina dan diatas 1 tahun untuk si indukan kucing jantan. Jika si betina misalkan sudah birahi di usia 8 bulan, alangkah lebih baiknya jangan dikawinkan terlebih dahulu karena dikhawatirkan akan terjadi hal yang tidak diinginkan, misalnya si betina pasca melahirkan tidak mau menyusui ataupun kurang pandai merawat anaknya. Solusi agar si betina tidak terus berisik saat dia birahi dan kita sebagai owner tidak mau mengawinkan terlebih dahulu, maka lakukan hal seperti memisahkan si betina dengan si jantan atau tempatkan di tempat khusus dan berikan perhatian lebih kepada si kucing betina dan perhatikan kebersihan kandang/pasir kucing tersebut serta berikan mainan dan makanan yang cukup nutrisi. 

Kemudian jika si jantan dikawinkan di bawah dari usia 1 tahun, maka resiko yang dikhawatirkan spermanya belum cukup matang untuk membuahi dan beresiko terhadap cacat pada calon anakan kucing tersebut. Jika lebih bagus lagi, alangkah baiknya segera mencari informasi jasa penyedia pacak yang kredibel. Biasanya jasa pacak kucing sudah mengetahui syarat dan kententuan atau prosedur dalam mengawinkan kucing. Meskipun harus keluar uang sekitar Rp.350.000,- s.d Rp.500.000,- untuk jasa pacak kucing persia Himalaya, Medium, hingga Peaknose.

Nah, jika kamu memiliki indukan betina dan jantan yang sudah sama - sama matang, maka berikut ini cara untuk mengawinkan kucing dengan gampang bahkan bisa dilakukan oleh pecinta kucing awam sekalipun ;

1. Perhatikan tanda-tanda betina birahi : Kucing betina yang birahi biasanya ditandai dengan sering mengeong-ngeong atau berisik hampir disepanjang hari. Dusrasi suara berisik dari kucing betina tersebut rata-rata hingga 3/4 hari. Apabila sudah ada indikasi tersebut, maka pisahkan si betina dan indukan jantan di tempat/kandang khusus untuk proses pacak. Perhatikan apakah mereka saling mengendus satu sama lain, jika saling mengendus maka akan segera terjadi proses pacak. Kucing betina ketika birahi ciri yang paling menonjol adalah ketika kita pegang ujung pangkal ekornya maka dia akan menungging dan kaki belakangnya jalan di tempat. Begitupun ditandai dengan semakin manja tingkah dan prilaku si kucing betina tersebut.
 
Proses kucing kawin
Kucing betina berhasil kawin dengan jantan pekanose

2. Berikan ruang yang nyaman dan aman : Kucing betina dan jantan jika sudah birahi biasanya mereka tidak tahu tempat dimanapun dan kapanpun siap untuk proses pacak/kawin. Namun demikian alangkah baiknya kita sebagai owner memperhatikan tempat yang nyaman dan aman untuk proses pacak berlangsung, misalkan memisahkan mereka dari kucing lainnya yang kita miliki, menempatkan pada tempat yang bersih dan jauh dari kebisingan, serta menyediakan makanan dan minuman untuk menambah stamina jika kucing jantan dan betina dalam proses kawin mengalami kelelahan maka mereka biasanya mencari air untuk minum. 

3. Jangan hanya sekali kawin : Dalam proses pacak kucing kita perlu perhatikan durasi atau berapa kali mereka kawin. Hal ini dilakukan agar benar-benar dipastikan si betina telah mengalami tingkat maksimal dalam proses perkawinan dengan si kucing jantan supaya sperma dan induk telur betina menyatu maksimal dan menghasilkan anakan yang sehat juga banyak (relatif). Alangkah lebih baiknya dikawinkan minimal sebanyak 4 kali atau bisa dilanjutkan selama 2-3 hari proses kawin. Hal ini akan membantu memaksimalkan proses pembuahan didalam perut calon anakan si kucing betina. Karena jika di kawinkan dalam satu hari saja, biasanya si betina akan masih mengeong-ngeong dan masih mencari kucing pejantan. Tanda-tanda telah sukses proses perkawinan/pacak, biasanya si betina akan menjerit dengan suara keras kemudian guling-guling dan menjilat anusnya. Hal itu menandakan bahwa si jantan sukses melakukan perkawinan dengan si kucing betina. 

Demikian ulasan artikel kali ini dari Portalkucing.com tentang "Cara Mudah Kucing Cepat Kawin". Semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk teman-teman pecinta kucing yang sedang mencari referensi dan kebetulan sedang mempunyai kucing jantan dan betina yang sedang birahi. Tidak perlu menunda lagi untuk proses kawin/pacak kucingnya, lebih cepat maka lebih baik. 

Admin ucapkan mohon maaf jika terdapat kekeliruan, baik dalam proses penempatan gambar, redaksi, atau ejaan yang kurang sesuai. Terima kasih atas segala perhatian dan jangan lupa untuk tetap sayang kucing.

Subscribe to receive free email updates:

1 Response to "Begini Cara Mudah Kucing Cepat Kawin"

  1. Wah, sangat membantu saya sebagai orang awam dalam memelihara kucing. Terima kasih infonya, sukses selalu

    BalasHapus