Berbekal Hobi, Seorang Pemuda Asal Kediri ini Sukses Meraup Uang dari Berbisnis Kucing


Portalkucing.com - Hobi menjadi ladang Bisnis, itulah suatu hal yang menjadi pemicu semangat admin untuk terus memposting artikel seputar dunia kucing. Sebagai pecinta kucing, sebenarnya kita sudah maju satu langkah untuk mendapatkan passive income dari apa yang kita sukai. Seperti yang dilakukan oleh salah satu pemuda asal Kediri yang telah sukses duluan dalam menjalankan bismis kucing (berternak kucing) yang di dominasi oleh jenis kucing persia. Pemuda tersebut bernama Ega Triosandi.
Ega Trio Sandi
Ega Trio Sandi Sukses Menjadi Pebisnis Kucing (Asal Kediri)
Ega Triosandi mengawali bisnis ternak kucing sejak tahun 2016 dan dengan tekun hingga saat menjalankan dan mengembangkan bisnis tersebut. Meski dilanda masa-masa pandemi covid-19, justru bisnis kucing yang dijalankan oleh Ega meningkat dan berkembang cukup pesat. Tidak seperti kebanyakan bisnis lain yang justru malah gulung tikar karena berkurangnya pengunjung yang disebabkan oleh berbagai aturan dan situasi. 

Tren berbisnis kucing yang ditekuni Ega yaitu berfokus pada kucing ras terutama kucing Persia. Selama berlangsungnya pandemi covid-19 dari awal tahun 2020 hingga saat ini, bisnis ternak kucing terus meningkat. Hal tersebut disebabkan karena terus bertambahnya masyarakat yang banyak menghabiskan waktu di rumah saja atau sering kita dengar WFH (Work From Home). Dampak dari WFH ini ada positif dan negatif. Dampak negatif mungkin dirasakan oleh para pekerja terutama yang mengalami pengurangan pendapatan karena adanya potongan insentif atau hal lain dari pihak perusahaan. Akan tetapi Ega justru lebih banyak mendapatkan dampak positif dari masa pandemi covid-19 ini. Semakin banyak yang beraktivitas di rumah maka akan cukup banyak rasa jenuh dirasakan oleh mereka, salah satu untuk menghilangkan rasa jenuh adalah dengan memelihara hewan peliharaan dan kucing merupakah salah satu hewan yang tepat untuk dipelihara.

Dikutip dari sumber bacaini.id Minggu 1 Agustus 2021 Ega mengutarakan " awalnya saya sekedar suka, tetapi ternyata peluang bisnisnya bagus". Ega sendiri tidak memungkiri bahwa bisnis kucing yang dijalankannya juga terdampak oleh tantangan pandemi, akan tetapi dengan semangat dan keuletannya dapat mengantarkan kesuksesan dalam berternak / berbisnis kucing Ras Persia. Tidak tanggung - tanggung sudah ratusan kucing ras yang diadopsi para pecinta kucing dari Ega. Omset yang didapatkan oleh Ega juga tidaklah sedikit, yaitu bisa mencapai angka belasan juta rupiah setiap bulannya. 

Ega juga berpendapat bahwa omset yang didaptkan juga sebanding dengan biaya perawatan dan pakan untuk para kucing ras yang dipelihara dan dikembangbiakannya dengan kualitas yang cukup istimewa. Menjaga kualitas makanan dan rajin membersihkan kandang serta rutin meberikan vitamin kucing juga merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam menjalankan bisnisnya ini. 

Harga setiap kucing beragam sesuai dengan jenis dan juga usia serta kelamin si kucing. Kucing yang dijual Ega sudah pasti dijaga kualitasnya sehingga terhindar dari virus dan jamur. Kucing yang sudah menginjak usia 3 bulan biasanya langsung dilakukan vaksinasi oleh Ega melalui dokter hewan andalannya. 

Harga kucing tersebut dibandrol mulai dari Rp.800.000,- untuk jenis kucing persia medium. Kucing berjenis Flatnose dibandrol dengan harga 1,3 juta. Sedangkan untuk jenis Peaknose dibandrol dengan harga 3,5 juta - 4 juta rupiah (sudah dilakukan vaksinasi). Ega terus memutar hasil dari penjualan kucingnya untuk dijadikan modal tambahan dan mengembangbiakan kembali indukan kucingnya. 

Media pemasaran yang dipakai Ega yaitu melalui kanal Instagram dan Facebook. Dengan menggunakan teknik penjualan dan marketing seperti itu, permintaan dari calon adopter terus meningkat. Tidak jarang Ega juga dimintai untuk membagikan kisah serta ilmu berbisnis kucing kepada para pebisnis sejenis lainnya. Karena sebagai seorang peternak sekaligus pecinta kucing, harus mengetahui treatment bagaimana cara merawat anakan kucing, mengembangbiakan indukan kucing hingga menangangi kucing yang hamil / melahirkan. . 

Ega menuturkan bahwa dirinya sempat diundang dan dimintai ilmunya oleh pecinta kucing di wilayah Malang dan Surabaya hinga ke Jawa Tengah. 

Nah, demikianlah ulasan singkat tentang Ega Triosandi yang sukses berbisnis kucing. Admin mengucapkan terima kasih banyak atas kesediaan teman-teman untuk terus mengikuti dan membaca ulasa yang admin sajikan, khususnya artikel ini yang berjudul "Berbekal Hobi, Seorang Pemuda Asal Kediri ini Sukses Meraup Uang dari Berbisnis Kucing". Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan bisa menjadi salah satu motivasi bagi kita semua dalam berbisnis terutama berbisnis di ranah perkucingan.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Berbekal Hobi, Seorang Pemuda Asal Kediri ini Sukses Meraup Uang dari Berbisnis Kucing"

Posting Komentar