Mengetahui Sifat Kucing Siam, Ciri, Pola Warna, Jenis & Cara Merawatnya

Portalkucing.com - Kucing Siam, atau lebih populer dikalangan cat lovers dengan sebutan siamese. Kucing Siam masih kerabat dekat dari kucing Himalaya dan Ragdoll. Kucing Siam merupakan kucing ras yang berasal dari Thailand. Seiring berkembangnya peminat terhadap kucing Siam di berbagai negara termasuk Indonesia, maka sering sekali kita melihat banyak varian corak atau warna dari kucing Siam termasuk di Indonesia, hal tersebuat akan kita bahas lebih lanjut setelah ini ya.

Perkembangbiakan kucing Siam tentunya harus kita perhatikan juga sebagai cat lovers, mulai dari memahami sifatnya, ciri untuk membedakan perlakuannya, pola warna untuk memfilter varian anakannya, dan tentunya harus mengetahui bagaimana cara merawat dari segala aspeknya. Karena populasi kucing siam ini sudah terbilang hampir terus berkurang, berkat kepedulian para peternak kucinglah populasi Siamese ini akan terus bertambah.

Ragam Kucing Ras Siamese - Portalkucing.com

Sifat dan Karakter

Pada umumnya kucing Siam memiliki sifat dan karakter yang tidak jauh dengan kucing ras lainnya termasuk kucing Anggora. Meski demikian, terdapat beberapa jenis Siamese yang tidak direkomendasikan untuk dijadikan hewan peliharaan karena terlalu rumit yang beresiko jangka panjangnya terhadap kematian kucing tersebut. 

Akan tetapi tidak ada salahnya jika kita sebelum mengadopsi kucing Siam, penting terlebih dahulu untuk mengetahui atau mengenal lebih dekat tentang sifat dan karakter alaminya. 

Kuciang Siamese termasuk salah satu kucing yang mempunyai kecerdasan diatas rata-rata kucing lainnya, hyper aktif, super lincah, dan senang sekali bermain-main. Karena sifat dan karakternya yang demikian, maka kucing Siam tidak boleh kita tinggalkan sendiri seharian di rumah karena dia akan merasa kesepian dan tidak diperhatikan.

Siamese adalah kucing yang cukup mudah untuk beradaptasi dengan lingkungan barunya, oleh karenanya tidak heran jika kita ingin mengadopsi kucing ini karena akan membuat kita good mood dan merasa memiliki teman bermain disaat kesepian. Kucing Siam akan sangat merasa jengkel dan terus mengeluarkan bunyi nyaring dari suaranya jika ada keinginan yang tidak cepat terpenuhi. 

Nah jika kamu ingin mengadopsi dan memelihara kucing Siam, maka jangan terlalu sering pergi keluar rumah dan banyaklah menghabiskan waktu luang untuk sekedar bermain dengannya. 

Jenis Kucing Siam

 
Bersumberkan karakter dan sifat yang dimilikinya, Siamese dapat dibedakan menjadi berbagai jenis / varia, diantaranya :
 

1. Modern Siamese Cat

Modern Siamese Cat adalah ras Siam yang akrab kita kenal sebagai Lynx atau termasuk kucing yang memiliki postur tubuh paling ramping diantara jenis Siam lainnya. Nama Lynx tersebut diambil dari sebuah bintang yang bersimbol kucing.

Siamese modern memeiliki corak warna bulu pada bagian badannya yang di dominasi dengan warna putih, dan di bagian wajahnya lebih mencolok warna coklat. Bobot tubuh Modern Siamese Cat bisa mencapai berat 5kg hingga 7kg.

2. Traditional Siamese Cat

Traditional Siamese Cat merupakan jenis kucing Siam yang memiliki bobot badan paling besar dibandingkan dengan jenis Siamese lainnya. Wajahnya terlihat kempot, dilengkapi dengan bentuk wajahnya yang bulat menggemaskan. 
 
Traditional Siamese Cat memiliki corak warna polos yang didominasi oleh putih pucat dengan perpaduan coklat gelap, tidak jauh berbeda dengan Siam lainnya. Kucing ini memiliki bentuk hidung yang cukup mancung meskipun pipinya terlihat bulat. 

3. Classic Siamese Cat

Classic Siamese Cat memiliki corak yang hampir sama dengan Traditional Siamese Cat, namun dapat dibedakan dari perawakannya yang cenderung lebih kecil dari Tradisional Siamese Cat. Ciri yang lebih mencolok yaitu meiliki bentuk wajah segitiga dengan pipi kecil. 
 
Siam jenis ini memiliki rentang waktu hidup sekitar 5 tahun saja pada umumnya, tetapi semua tergantung bagaimana si pemilik memperlakukan kucing Siam tersebut. Tidak hanya itu, kucing siam juga dikategorikan sebagai hewan yang cukup rumit untuk dipelihara karena sifat dan karakternya yang hyper, sehingga tidak cukup populer dikalangan masyarakat. 
 

4. Applehead Siamese Cat 

Applehead Siamese Cat adalah kucing jenis Siam yang memiliki kepala unik menyerupai buah apel seperti julukanya Applehead. Perbedaan yang cukup mencolok dari jenis Siam Applehead terletak pada tubuhnya lebih berotot, meski demikian ada kemiripan dengan jenis Siam Tradisional. 
 

Ciri Kucing Siam Asli

 
Bagi calon adopter yang baru menyukai pelihara kucing atau ternak kucing, tentunya akan sedikit kesulitan dalam menentukan mana kucing Siam asli atau hasil persilangan (serupa namun tidak sama). Berikut ini merupakan cara untuk mengetahui kucing Siamese Asli, yaitu ;
 

1. Bentuk Wajah

Siamese memiliki bentuk wajah yang cukup khas, tidak seperti kucing ras lain pada umumnya. Kepala Siam yang berukuran kecil, pipi kempot atau tirus. Selain itu bibirnya nampak seperti moncong anjing yang dilengkapi telingan kaku yang berdiri tegak seperti seekor srigala hutan liar. 
 
Keunikan lainnya yang dimiliki oleh Siamese terletak pada bola matanya yang cenderung berwarna biru terang hingga kekuningan dilengkapi dengan pupil matanya yang bersorot sangat tajam.
 

2. Bentuk Tubuh

Siamese pada dasarnya adalah kucing yang memiliki postur tubuh tinggi dan panjang, tidak jauh berbeda dengan kucing domestik. Namun secara khusus dapat dibedakan dari berbagai kategori. Kucing Siam rata-rata memiliki perawakan cukup besar dengan tinggi antara 50cm hingga 60cm. Sedangkan berat tubuh kucing Siam bisa mencapai 7kg untuk kucing berkelamin jantan, dan betinanya bisa mencapai 5kg.
 

3. Bulu Siamese

Kucing Siam umunya memiliki bulu cukup pendek hampir sama seperti kucing domestik, dan berwarna putih pucat berpadu dengan coklat gelap. Pada bagian ekor kuciang Siam memiliki corak warna coklat gelap pekat, dan berukuiran pendek. Keunikan lainya bahwa semakin tua umur kucing Siam, maka akan semakin gelap corak warna bulunya. 
 

Pola Warna Kucing Siamese

 

Secara genetika pada dasarnya kucing Siam memiliki ragam warna pada setiap individu masing-masing. Istilah point dihasilkan oleh penelitian yang dilakukan para peneliti kucing terlebih dahulu. Oleh karena itu, Portalkucing.com memberikan informasi terkait pola warna kucing Siam berdasarkan sumber yang telah dirangkum ;

1. Blue Point

Pola warna kucing Siamese pertama adalah Blue point, yaitu pola warna yang memiliki sedikit corak abu-abu diantara warna dominan tubuhnya (putih dan coklat) yang dapat kita temui dibagian hidungnya.

2. Seal Point

Pola warna kucing Siamese selanjutnya adalah Seal Point. Kebanyakan orang mengira bahwa warna sela point ini adalah corak asli dari Siamese. Pola tersebut dapat kita lihat pada bagian wajah, ujung ekor, dan kaki Siamese. Umumnya corak warna tersebut terdiri dari warna coklat pekat atau hampir hitam pada bagian tubuh lainnya. 

3. Cream Point

Selanjutnya pla warna Cream Point, yaitu pola warna kucing siam yang paling terang. Siamese yang memiliki pola warna ini umumnya terdapat warna merah muda mencolok pada bagian hidung, ekor, wajah, kakinya.
 

4. Cokelat Point

Siamese yang memiliki pola warna Cokelat Point biasanya lebih didominasi warna cokelat pada seluruh bagian tubuhnya. Umumnya, pola cokelat point pada bagian hidungnya ditandai dengan warna cokelat muda dilengkapi dengan kaki berwarna cokelat krem juga dibagian tubuhnya. 
 

5. Lilac Point

Terakhir, pola warna kucing Siamese adalah Lilac Point, yaitu warna bulu yang terlihat lebih terang jika dibandingkan dengan cokelat point. Siamese yang meiliki pola warna tersebut tidak sepekat dengan Siamese berpola Cokelat Point. 

Cara Merawat Kucing Siam

 

Meskipun kucing Siamese tergolong memiliki rentan hidup yang pendek dibandingkan kucing ras lainnya, tetapi itu semua tergantung pada pola kita merawat dan membesarkannya. Karena ada juga Siamese yang dapat bertahan hidup hingga 17 tahun. 
 
Oleh karena itu, supaya kucing Siam yang kita pelihara maka alangkah baiknya kita memperhatikan hal-hal berikut ini ;
 

1. Menjaga Kebersihan Tubuh Kucing

Siamese memang memiliki bulu cukup pendek, akan tetapi bukan berarti tidak perlu untuk dimandikan dengan teratur. Perlu rajin-rajin memeriksa kebersihan diarea sekita tubuh Siamese, jika sudah terlihat kotor maka segeralah untuk dimandikan agar terhindar dari bakteri dan berbagai sumber penyakit.
 
Tidak hanya memandikan saja yang perlu rutin dilakukan, tetapi membersihkan telinga dan memotong kuku kucing Siam juga merupakan hal yang penting. Karena kedua bagian tubuh kucing tersebut sangat sulit untuk mereka jangkau sendiri. 

Cara untuk membersihkan bagian telingan Siamese yaitu degan menggunakan cotton bud yang sudah dibasahi dengan air hangat untuk memudahkan kita mengambil dan mebersihkan kotorannya. Dengan demikian, telingan kucing Siam akan terlihat lebih bersih dan nyaman dirasakan oleh mereka. 

Selain itu, cara untuk memotong kuku Siamese adalah dengan berhati dalam memotongnya dan perhatikan terlebih dahulu mood si kucing. Kuku yang pendek akan membuat orang disekitar merasa aman dari cakaran kucing Siam, dan membuat nyaman si kucing dalam kebiasaan menggaruk-garuk bagian tubuhnya.
 

2. Memberikan Pakan Berkualitas 

Kucing Siamese tidak jauh berbeda dengan kucing pada umumnya soal makanan, yaitu tetap harus dirikan makanan yang bergizi dan bernutrisi guna untuk menjaga kesehatan dan imunitas tubuhnya. Hal tersebut harus telaten dilakukan. 
 
Jika dirasa terlalu mahal untuk memberikan pakan kucing tersebut, tidak ada salahnya jika kita membuat makanan sendiri untuk memenuhi asupan kucing Siamese. Bisa dengan memberikan olahan ikan rebus atau daging rebus yang sudah di suir-suir, bahkan bisa dihaluskan menggunakan penggiling daging. 
 

3. Vaksinasi Kucing Siamese 

Vaksin merupakan salah satu cara yang dapat kita lakukan untuk menjaga kekebalan tubuh dan kucing Siamese kita tetap sehat. Dengan melakukan vaksinasi, maka kucing Siam akan terlindung dari berbagai virus dan penyakit. 
 

4. Menjaga Kebersihan Pasir Kotorann 

Sumber penyakit dan bakteri tidak hanya bersumber dari luar saja, melainkan bisa jadi dari tempat pup si kucing. Tanpa kita sadari, semakin jarang kita membersihkan pasir kotoran kucing maka akan semakin banyak bakteri dan sumber penyakit bersarang disana. Oleh karena itu, harus rajin membersihkannya dan mengganti dengan pasir yang baru. 

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Mengetahui Sifat Kucing Siam, Ciri, Pola Warna, Jenis & Cara Merawatnya"

Posting Komentar